Safiamita

Baiklah....

Sebagai reaksi spontan, aku menangis.

Karena perasaan yang campur aduk, antara marah, kecewa dan sedih.

Ternyata, niat baik yang menjadi dasar dalam melakukan segala sesuatu dalam hidup tak mampu ditangkap oleh orang lain sebagai sebuah kebaikan.

Tapi, gak bisa juga memaksakan semua orang untuk suka pada kita atau mengerti kita.

Yang rasanya gak adil hanya lah, bermanis muka di depan tapi menusuk dari belakang. Kesannya jadi gak fair dan tidak dapat di duga.

Tapi menyesali semuanya juga tidak berguna, buktikan saja bahwa apa yang disangkakan itu adalah hal yang keliru dengan tetap berbuat baik pada jalurnya. 

Toh, telah terbukti bahwa ada orang lain yang mampu menangkap semuanya sebagai kebaikan dan berkenan memberi penilaian yang baik sehingga peringkat kita bisa jadi lebih baik.

Yah, katanya sang Suami (andai semua orang sepertimu, Yang.. Pasti hanya ada damai di dunia ini) : "Instrospeksi diri aja, tetap bekerja yang baik. Buktikan dengan hal-hal yang positif.... Jangan semua penilaian negatif itu menjadikan kita jadi berbalik arah ke hal2 yang negatif. Toh, hidup ini juga adalah pilihan. Mau kemana hidup ini kita bawa." 

Ya sudahlah (seperti lagu Bondan dan fade2black)

Mari akhiri semua ini dengan positive thinking. 

Mari lanjutkan hidup dengan senyum, prasangka baik dan semangat, tentunya. 

^_^ Mari berikan senyum yang termanis. 

Bukankah masih ada Tuhan yang mengetahui segala-Nya...

Dan penilaian-Nya lah yang terpenting dalam hidup ini.

Ya Allah... Berikanlah aku dan keluargaku selalu kekuatan dalam hidup dan jangan pernah tinggalkan kami, amiin.....

Safiamita



Hari Sabtu yang lalu Nabila ikut lomba pertamanya di Wonderia Semarang, lomba geometri. Kirain lomba apa gitu ya... ? ternyata lomba menempel berbagai bentuk geometri seperti lingkaran, bujur sangkar, persegi panjang, dll menjadi suatu bentuk. Yaa... maaf yaa... emaknya emang kuper. Baru tau pas di arena lombanya. Tau gitu kan, si Adek bisa kita training dulu dirumah. Gpp lah, buat pengalamannya dia, walau pulang tanpa piala. Yang penting dia sudah berani bersaing.

Si kecil yang satu ini memang agak spesial sepertinya. Butuh perhatian lebih agar bisa lebih percaya diri dan konsentrasi penuh. Atau mungkin salah emaknya lagi kali ya? Karena memang usianya harusnya masih di playgrup tapi udah tak masukin ke TK. Entahlah.... 

Smoga ke depannya si Adek bisa jadi lebih baik dan lebih percaya diri, amiin..

Sembari menunggu si mbak nya lomba, si bungsu yang ikut nganter lomba, menikmati wahana permainan di wonderia trus dapet umang2 juga.

Oh ya, yang lucu adalah ketika pulang ke rumah Nabila ditanya sama tante nya, " Kok pulang nya gak bawa piala, Bil?" dia jawab, " Iya, temennya Dek Bila juga gak ada yang bawa piala kok." hehe.. ya iya lah, wong kita pulangnya duluan, sebelum pengumuman pemenang. Jadi belum ada pembagian piala dong.  So...  si Adek jawabnya bener lho yaa... :)

Pulangnya, kita masih sempet main ke taman kota didepan SMUN I Semarang. Ada arena bermain untuk anak dan ada air mancurnya juga. Trus pas jam 11.00 WIB, kita jemput si Kakak dari sekolahnya deh.


Safiamita
Katanya.... 
Klo mau naik tangga itu harus ditapaki satu-satu.
Klo sekaligus banyak, nanti jadi gagal karena kakinya gak mampu menjangkau...
Huhuhu... kenapa jadi dag dig dug ya? 
Makin dekat ke hari H-nya malah makin pesimis.
Terbang kemana rasa pede yang selama ini menyelimuti diri?
Begitu liat soal2 nya kenapa berasa jadi gak mampu yaaa? 
Hiks.. mohon doanya..
Smoga hal ini yang merupakan salah satu target duniawi tahun ini bisa dilewati dengan lancar tanpa banyak aral melintang.. amiin...
Mohon di bantu yaa..
Dibantu sama doa... 
Semangat !!! berusaha !!!

Haduh... jadi tambah deg deg an dech...
Safiamita
Alhamdulillah.. Perkembangan si Kakak dari hari ke hari selalu semakin baik.
Mulai beberapa minggu yang lalu, udah berani tidur sendiri di kamarnya. Padahal sudah dari awal sejak pindah kerumah ini udah disiapin kamar sendiri buat kakak tapi dia gak pernah mau tidur sendiri disana. Sudah kita bujuk dengan berbagai cara teteup gak mau. Nah, sekarang, tanpa disuruh atau dipaksa, dia sendiri yang minta tidur disana. Siiip deh, Kakak ! ^_^
 
alhamdulillah... bersyukur juga sekarang si Kakak udah mau sholat maghrib dan isya. klo dulu, sholatnya baru satu waktu, sholat dzuhur aja, karena berjamaah di sekolahnya. Klo sekarang, dirumah juga udah mau sholat walau belum 5 waktu, walau sholatnya pun blm sempurna tapi kita sangat menghargai kesadarannya yang sudah mau sholat.
Yah, walau masih teteup suka iseng gangguin adek2 nya, Smoga kakak slalu jadi anak sholihat dan jadi penyejuk hati Ayah dan Bunda ya...
Amiin...
Safiamita
Soto Betawi

Rumah Makan Soto Betawi H. Husen

Kerang Nenek nya

Sate Domba Afrika yang Gurih


Mulai nya dari mana ya? Soalnya banyak wisata kulinernya, mulai dari soto bogor, soto betawi sampe ke sate domba Afrika sampe akhirnya eneg sendiri liat yang namanya daging trus pilihan terakhir makan seafood di D'Cost, hehe... Ternyata bener, agendanya cuma makan dan makan... Baiklah, mari kita bahas satu persatu....

Mulai nya dari soto Bogor aja dulu yaa.... Rasanya lumayan, tapi sayang gak ada fotonya. Ada dua pilihan, soto daging atau soto kikil, campur juga boleh. Harganya berapa ya? lupa... soalnya bukan kita yang bayar, hehe.. mungkin sekitar 15 ribu deh satu porsinya. Mungkin karena makannya bukan di restoran, hanya di warung pinggir jalan yang bukanya hanya di malam hari.

Lalu, besok malamnya mari kita lanjut ke sate domba Afrika yang ada di jalan Gajah Mada, yang letaknya berseberangan dengan Holland Bakery. Selain pesan sate domba Afrika, kita juga pesan masakan dari kerang yang berkuah. Jenis kerang ini kyknya belum populer seperti kerang darah, kerang bulu atau kerang hijau. Namun soal rasa, jenis kerang ini memiliki rasa cita rasa yang khas. Namanya kerang nenek. Aneh ya? kayaknya bentuknya juga gak kayak nenek2... Entahlah, kenapa dinamain gitu. Kerangnya dimasak beserta cangkangnya. Cara makannya pun harus di sruput langsung dari cangkangnya. Daging kerang ini, lembut, gurih, lezat, sedikit pahit dan ada sensasi berlendir. Nah, lendirnya ini yang bikin rada aneh... maklum baru pertama kali ini nyobain. Trus mikir, halal gak ya??? Tapi klo namanya kerang harusnya halal ya? Ya dimakan aja... Bismillah... Rasanya lumayan, klo menurutku rasa gurihnya mirip dengan rasa kepiting. Klo masalah harga, kerang nya per porsi Rp. 20.000, sate domba Afrika nya Rp. 35.000/ porsi. Makan sate nya dicocol pake mayonaise, uenaak !!!

Trus keesokan harinya, kita bernostalgia ke daerah Manggarai. Tepatnya di Jl. Padang Panjang No. 6C. Disini, 8 tahun yang lalu kita pernah makan soto betawi. Dan sekarang, 8 tahun kemudian, soto betawi H. Husen ini teteup eksis dan masih banyak pengunjungnya. Rasanya, enak tentu saja. Klo gak salah sekarang harganya Rp. 18.000/ porsi. 

Sebenarnya, wisata kulinernya kita diakhiri di D'cost pada siang harinya. Tapi sayang gak sempet di foto, keburu laper soalnya. :) Karena sudah bosen dengan daging, kita beralih ke ikan dulu. Disana kita pesan kerapu bakar, soup tomyam dan cumi goreng tepung. Cukuplah buat makan berdua dan harganya beneran murah. Sesuai dengan motto restorannya : Rasa Bintang Lima, Harga Kaki Lima.  ^_^ 

Safiamita

Katanya gak boleh menulis ketika sedang marah

Karena boleh jadi nanti kita akan menyesalinya...

Tapi klo marah campur sedih dan kecewa

Dan teteup pingin nulis, boleh kan?


Ada apa sih dengan semua ini....

Kenapa seakan2 gak peduli dengan nasib orang lain.

Padahal, andai mereka mau sedikit menyadari 

Bahwa apa yang mereka perbuat

Akan berpengaruh pada kehidupan orang lain.


Benci juga kalau tidak bisa melakukan sesuatu,

Padahal juga berkaitan dengan diri sendiri.

Mau marah sama siapa?

Kita kan hanya orang kecil.


Ya sudahlah, ditulis aja...

Untuk menghibur diri sendiri

Dan juga jadi peringatan 

Suatu saat nanti klo keadaan ini berbalik

Jangan sampai melakukan hal yang sama

Dengan yang mereka lakukan. 

 

Safiamita

Baru mau nyobain naik motor di Jakarta, eh bannya malah gembos dijalan. Untung sekitar 300 meter dari situ ada tukang tambal ban. Tapi seperti biasa, klo ban bocor di Jakarta biasanya tidak untuk di tambal tapi diganti dengan yang baru. Kata nya suami sih, di jalan yang kita lewatin tadi biasanya emang ada banyak ranjau pakunya yang biasanya di tebar oleh orang2 yang tidak bertanggung jawab. Yang berharap dapat mengeruk keuntungan dari kesusahan orang lain...

Salahnya suami juga gak bawa ban dalam cadangan sendiri, padahal katanya sudah diingatkan oleh teman2 nya yang lain, agar bawa ban dalam cadangan karena klo terjadi begini bisa ganti sendiri. Klo gak, ya kejadian kayak kita ini, ban dalam dengan kualitas standar yang harganya paling 20-25 ribu, sekarang harganya jadi 42 ribu. Tapi karena darurat mode on, ya mau gimana lagi.. Dengan terpaksa harus membeli di tukang tambalnya... Cukup jadi pelajaran yang berharga lah..
Safiamita
Kau mainkan untukku
Sebuah lagu
Tentang negeri diawan
Dimana kedamaian menjadi istananya
Dan kini tengah kaubawa Aku menuju kesana

Ketika menumpang di burung besi tadi pagi, kita melewati kumpulan awan putih... Indah sekali. Pinginnya di foto tapi apa daya, hape nya mati jadi gak bisa ambil foto. Trus jadi ingat lagunya Katon, Negeri Diawan. Melihat awan putih yang berarak, jadi berandai2 bila negeri diatas awan benar2 ada. Mungkin benar2 ada kedamaian disana. Jauh dari hiruk pikuk dan kebisingan dunia. Seandainya bisa terbang jauh kesana, bisa bermain diantara awan, atau beristirahat sejenak disana, asyik kali ya... :)
Tapi mungkin awan putih yang indah itu memang diciptakan hanya untuk dipandang tidak untuk disentuh, agar keindahannya tetap terjaga. Mungkin juga memang hanya untuk dilihat bukan untuk dimiliki agar keindahannya abadi.
Bukankah menyukai pun tidak harus memiliki? ^_^
Safiamita
Hari ini berasa sekali sebagai orang ndeso, hehe...
Mulai dari bingung naik lift yang mana, bingung masuk ruangan sampe gak bisa buka pintu karena ternyata harus pake card. ^_^
Ya, secara kita memang bukan berada dikotanya sendiri, bukan berada dikantornya sendiri. Jadi harap maklum klo ada banyak hal yang tidak kita mengerti karena tidak terbiasa dengan kondisi tersebut.
Oh ya, ketemu dengan orang2 yang berpenampilan antik juga lho.. Jadilah, merasa bersyukur tidak tinggal dikota besar yang tidak ramah ini. Mensyukuri masih bisa tinggal di kampung, masih merasakan kekeluargaan, keramahan dan gampang untuk meminta bantuan pada tetangga, pada teman, dll.
Kota ini cukup buat jalan2 aja, bukan buat tempat tinggal. Trus, terakhir, daripada nyasar klo naik angkutan umum yang jurusannya ke berbagai arah, akhirnya mutusin untuk naik taksi aja biar rada aman.. Eh, teteup aja karena sok pinter, salah tempat turun nya... Jadi ngerepotin suami buat jemput, hehe.. maaf ya yang... Maklum wong ndeso :)



Safiamita
Mungkin ini hanya sekedar intermezzo aja, dan smoga bisa jadi pembelajaran juga untukku..
Ada seorang rekan yang sudah lama tidak bertemu lalu sekalinya ketemu, menceritakan hal yang aku gak sreg. Konteks pertama, masih biasa, tanya keluarga, anak dan suami. lalu konteks percakapan berikutnya yang aku gak suka.. dia mulai membicarakan kekurangan pasangannya.... entah kenapa bisa meluncur dari mulutnya, hal seperti itu. Padahal, kita bukan teman akrab, dan aku bukanlah orang yang berkompeten untuk dia curhati ttg kekurangan pasangannya, klo dia sedang ingin mencari solusi atas masalahnya. Tapi bukankah suami istri itu adalah pakaian bagi yang lain dan harus saling menutupi? Klo dengan cerita itu hanya ingin mencari simpati.. hmh.. sama sekali aku tidak bersimpati.. Klo dia menceritakan tentang kebaikan, pasti aku akan mendengarkan dengan antusias.
OK lah, positif thinking aja, mungkin dia lagi butuh teman sharing untuk masalahnya. Tapi.. teteup aku gak suka dan aku juga gak bisa ngasih solusi selain berkata bahwa kekurangan itu adalah takdir yang harus dia hadapi dan harus dia sikapi secara dewasa.
Bukankah wanita itu tercipta dari tulang rusuk yang bengkok? bila diluruskan secara kasar, maka ia akan patah tapi klo dibiarkan dia akan tetap bengkok. karena itu luruskanlah dengan pengertian, kesabaran dan kasih sayang yang berlimpah..
Safiamita
kali ini karena tugas, harus ninggalin lagi 3 kurcaci cilik dirumah. untungnya hanya 3 hari... andai boleh memilih, pinginnya gak usah ninggalin si kecil2.. tapi yaa... karena sudah tanggung jawab, jadi harus dijalankan. apalagi bulan depan, harus ninggalin si kecil2 selama 3 minggu karena harus ikut diklat. membayangkannya aja udah sedih. biasa tiap hari bareng, denger celotehannya mereka atau merasakan sambutan mereka didepan rumah pas pulang kerja.. jadi ngebayangin, gimana ibu2 yang karena kondisi dan keadaan harus pisah dengan anak2 nya ya? dulu pernah pas jalan2 ke malang, si bungsu sempat hilang di jatim park karena lalai mengawasinya.. sekitar 10 menit, masih belum ketemu juga. ya allah, rasanya udah mati rasa, cuma bisa nangis, ngebayangin yang enggak2.. takut diculik, takut gak bisa ketemu lagi... alhamdulillah, ternyata dia jalannya gak jauh dari kita, hanya beda arah aja. hmh.. berjanji pada diri sendiri, gak akan pernah terjadi hal seperti itu lagi. cukup jadi pengalaman sekali seumur hidup aja. klo harapan untuk besok, semoga si kecil2 yang ditinggal dirumah bisa baik2 aja dan tetap bisa ceria serta bahagia, amiin.. ya, baiklah.. mari kita packing dulu buat besok.. smoga smua nya berjalan lancar dan urusannya bisa segera selesai tanpa ada halangan yang berarti.
Safiamita

Sudah dua hari menghadapi banjir, klo besok kejadian lagi, kita bisa dapet payung cantik nih!!!

Kemarin padahal hujan derasnya cuma dari jam 4 subuh aja tapi sudah mampu membuat johar dan sekitarnya banjir. Kemarin kita pagi2 lewat jalan majapahit karena mau ngantar si Kakak sekolah tapi baru sampe perempatan Supriyadi sudah macet total. Akhirnya putar balik lewat Jl. Supriyadi aja. Sampe perempatan Tlogosari, macet lagi di lampu merah. Begitu juga di lampu merah berikutnya, di perempatan Gajah dan Pattimura sama aja, macet semua. Di Citarum malah kita harus menghadapi banjir, trus sampe deket kantor, banjir juga. Akhirnya nyeberang pake Becak. Mobil di parkir sementara di depan bank Jateng, si Kakak ditinggal dulu di mobil demi mengejar absen. Alhamdulillah gak telat, setelah absen baru nganter kakak ke sekolahnya. Walhasil, si Kakak yang telat sekolahnya. karena harusnya jam 7 udah harus masuk kelas. Alhamdulillah gurunya maklum karena sebelumnya kita juga udah ngabarin dulu, setelah kakak malah ada lagi 2 temennya yang telat dari wilayah yang sama dengan kita ( Semarang Timur ).

Akhirnya, kemarin semua bisa berakhir dengan baik....

Nah, hari ini...

Dari semalam udah hujan terus tanpa berhenti.. Sudah terbayang kondisi kantor hari ini....

Gambar diatas itu diambil secara live saat kita menumpang becak, pas nyeberang tadi.

Hiks.... kapaaan yaaa... kantor ini gak kebanjiran lagi?  

Hopelesss mode on :(

Safiamita

Salahkah bila aku menginginkan yang terbaik untuknya?

Dia layak untuk mendapat yang terbaik.

Bisa jadi apa yang akan dia dapatkan sekarang adalah sesuatu yang baik, tapi menurutku masih bukan yang terbaik. Rasanya hati ini belum rela untuk melepasnya, masih mengkhawatirkannya... 

Ya Allah, Dia adalah salah seorang dari Makhluk-Mu yang terdekat dalam hidupku, Berilah dia kemudahan-Mu, pertolongan-Mu dan petunjuk-Mu...

Apabila menurut-Mu semua ini adalah yang terbaik untuknya dari-Mu, maka ajarilah aku untuk mengikhlaskan semuanya dan belajar menerima keadaan ini.

Namun bila tidak, semoga semua bisa berakhir dengan baik dan berikan lah dia yang lebih baik dari semua ini, Ya Allah....

Amiin.....

Safiamita

Ya Allah...

Aku sudah tak ingin lagi memendam rasa benci

Aku sudah tak ingin lagi memelihara rasa dengki

Aku pun tak ingin lagi hidup dalam prasangka

Terutama pada-Mu, pada makhluk-Mu, 

dan pada apa pun yang terjadi dalam Hidupku.

Aku ingin hidup dalam bahagia

Aku ingin hidup dalam keluasan hati

Aku ingin hidup dalam rasa syukur

dan selalu berpikir positif

Terutama pada-Mu, pada makhluk-Mu, 

dan pada apa pun yang terjadi dalam Hidupku.

Karena dengan itu semua,

hati ini pasti akan tenang

dan mampu menjalani semua dengan lapang

Bantulah hamba, Ya Allah.... 

amiin.... 

Safiamita

Kemarin kita makan siang rame2 lagi. Senang bisa berkumpul di kampung laut lagi :)

Alhamdulillah, bisa berkumpul lagi ditengah kesibukan masing-masing. Ternyata kebersamaan itu adalah sesuatu yang sangat berharga.

Wah, kok gak ada foto pas makan2 nya ya? hehe... makanannya udah keburu habis semua pas mau difoto. ^_^

Safiamita

Bisakah belajar menjadi tidak peduli pada banyak hal ?

Karena terkadang, ketika peduli jadinya seringnya malah merepotkan diri sendiri

Tapi untuk  menjadi tidak peduli juga ternyata tidak mudah, karena harus berhadapan dengan hati sendiri... 

Rasanya susah untuk tidak peduli...

Terkadang jadi bingung sendiri harus gimana?

Hiks... gak enak klo harus mikir sendiri tentang semua ini.

What should I do?

....................

Safiamita
Kemarin kita sempet cari2 di mbah google tentang informasi cara mendaftar haji di Semarang tapi tak satu pun informasi yang didapat. Ada juga pengalaman dari temen2 di berbagai daerah tapi kok syaratnya beda- beda ya? jadi tambah bingung....

Trus dapet no telp info haji semarang dari seorang temen, di 024 7624531. Pas kita telp kesana juga jawabannya gak memuaskan tentang syarat-syaratnya... jawabannya masih nggantung dan teteup disuruh langsung datang ke Depag nya langsung. Jl. Untung Suropati No.5 Semarang, No Telp nya (024) 7625715, (024) 7625714.

Akhirnya kita kesana juga. Ternyata mendaftar haji itu sangat gampang dan simpel. Kita cukup bawa tabungan haji yang dana nya sudah cukup untuk syarat mendapatkan nomor porsi, yaitu Rp. 25.000.000 mulai tahun 2010 Sama bawa KTP asli. Trus datang ke Depag, mengisi formulir pendaftaran, sidik jari dan foto langsung disana. Untuk foto langsung disana kita dikenakan biaya Rp. 65.000/ orang. Setelah semua selesai, kita kembali lagi ke Bank dimana tabungan kita terdaftar. Klo kita kemarin di Muamalat. Setelah dari Depag kita langsung ke Muamalat yang di jalan siliwangi. Disana uang kita akan di debet ke rekening Menteri Agama lalu kita langsung dapat nomor porsi haji. Setelah itu, kita kembali lagi ke Depag untuk menyerahkan nomor porsi tersebut beserta satu lembar  fotokopi (lembar pertama no porsinya) dan fotokopi KTP sebanyak 10 lembar. Setelah itu selesai, tinggal menunggu kapan berangkatnya. 

Untuk syarat2 lain seperti surat keterangan dari kelurahan atau surat keterangan kesehatan dari puskesmas, akan diminta ketika kita akan berangkat nanti. Jadi masih lamaaaa... kita InsyaAllah dapat giliran berangkat di tahun 2016. Masih panjang umur gak yaa?
Ya, berdoa aja smoga panjang umur dan diberi kemudahan untuk sampai kesana, amiin...

Yang agak merepotkan adalah orang yang mau berangkat harus datang ke Depag langsung, gak bisa diwakilkan karena perlu diambil sidik jari dan fotonya langsung disana. Jadinya suami kemarin harus cuti dulu buat ngurus semuanya. 

Safiamita

Awal tahun ini diawali dengan beberapa berita duka. Di hari pertama, dikabari klo ada seorang temen kuliah (dulu) sedang di opname di RS karena sakit. Jadilah kita sama temen2 yang lain janjian nengok ke Kariadi. Sebenernya rada trauma juga harus menginjakkan kaki ke kariadi lagi... terakhir ke Kariadi juga nengok temen yang sakit dan diakhiri dengan berita duka. Smoga kali ini diakhiri dengan berita kesembuhan. Setiap menjenguk orang sakit, separah apapun pasti tetap mendoakan kesembuhan untuknya, smoga si sakit masih diberi umur panjang dan diangkat semua penyakitnya dan diberikan yang terbaik, amiin...

Klo pas nengok orang sakit jadi bersyukur banget masih diberi nikmat sehat. Masih bisa berperan sebagai orang yang menjenguk, bukan di jenguk... 

Hari kedua di 2011 diisi dengan melayat ke rumah tetangga yang orang tuanya meninggal dunia. Ditambah dengan berita duka dari Jakarta, ada seorang Kasi yang dulu di kantor kita meninggal dunia karena sakit. Beberapa hari yang lalu dapat kabar klo Beliau sedang kritis di RSI Jakarta karena stroke dan ditutup dengan berita meninggal nya Beliau. Smoga semua amal ibadahnya diterima, diampuni segala dosa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan oleh Allah SWT, amiin....

Kita memang berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya... Hanya menunggu giliran aja, waiting list untuk dipanggil kembali. Smoga bisa mengumpulkan bekal sebanyak2 nya sebelum tiba waktunya, amiin...

Dengan bertambahnya tahun berarti berarti berkurang pula umur setahun. Smoga masih bisa memanfaatkan sisa umur ini dengan sebaik-baiknya, amiin...


Related Posts with Thumbnails

Galeri