Safiamita
Untuk ke sekian kali...
kenapa aku harus menjadi orang terakhir yang tau atas apa yang terjadi dalam hidupmu?
Bukankah harusnya kalau melihat posisiku, harusnya aku adalah orang yang pertama tau?
Bukankah aku teman dekatmu?
Tapi sepertinya kau tak pernah ingin berbagi duka mu denganku...
Bahkan hal yang palih menyedihkan dalam hidupmu.
Apa yang aku tau tentang hidupmu?
Apa yang kau lakukan ketika tidak bersamaku?
Teman...
Dukamu tak akan jadi beban bagiku
Jangan simpan lara mu sendiri...
Aku bukanlah orang yang hanya ingin kau bagi bahagiamu padaku...
Aku juga orang yang ingin kau bagi dukamu padaku...
Agar kita bisa menjadi teman seutuhnya
Teman yang sejati tanpa jeda
Safiamita
Sepertinya aku sedang rapuh....
Rapuh hingga gampang untuk patah...
Semua karena rasa sendiri
Tak mampu mengendalikan hati
Prasangka positif
dan berlapang dada
Akibatnya ruang hati menjadi sempit
Hanya mampu pesimis dan pesimis
Ditambah rasa jenuh yang melengkapi nya
Yang ada hanya ingin pergi
Cari suasana baru
Tapi mungkinkah?
Baiklah.. kutambah..
Aku sedang rapuh dan jenuh...
Safiamita
Rasanya aku tak pernah meminta yang berlebihan selama ini
Aku juga tak pernah menuntut apa pun lebih dari yang pernah aku terima
Hanya butuh sedikit perhatian
Hanya butuh sedikit tanggapan saat aku berkisah
Bukan hanya diam atau acuh tak acuh yang ku dapat
Cobalah mengerti aku..
Aku paling tidak suka berharap
Lalu membuat aku kecewa
Buatku, daripada aku harus begitu
Lebih baik aku mematikan rasa
Lalu melupakan semuanya
sebelum semua rasa itu sirna, aku mohon..
Berubahlah...
Sebelum aku yang memutuskan untuk pergi dari semua ini
dan menjadi tidak peduli.