Tampilkan postingan dengan label Tentang Kematian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Kematian. Tampilkan semua postingan
Safiamita
mati...
baru saja suami ngabarin.. ada anaknya tetangga yang meninggal dunia di kereta api...
ya Allah... kami melihat dia tumbuh....
setau ku sekarang sepertinya sedang kuliah di surabaya....
tapi ternyata maut memanggil tidak menunggu lulus kuliah dulu...
maut memanggil tidak menunggu tua dulu....

Semoga khusnul Khotimah ya nak...
Semoga Allah mengampuni semua dosa mu, menerima semua amal ibadahmu, aamiin...
Semoga Allah juga memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan, aamiin...
Safiamita

Sebelum Ramadhan datang, kita sekeluarga ziarah dulu ke Jepara ke makamnya Ibu dan Bapak Mertua. Makamnya berada diatas bukit, viewnya bisa lihat kota jepara. Sebenernya itu makam keluarga tapi sudah diwakafkan jadi pemakaman umum. Keluarga Ibu mertua, banyak yang dimakamkan disana, termasuk Ibu sendiri. 
Safiamita
siapa yang tau umur.. Seringnya terlupa dengan kematian karena urusan dunia, sampai kematian itu sendiri yang menjemput kita untuk kembali..

Kemarin siang dikejutkan dengan berita dari BBM, seorang teman lama di SMP dulu meninggal dunia karena sakit. Sepertinya mendadak... karena selama ini gak penah terdengar berita kalau beliau sakit...


Selama ini hanya sering baca status FB nya, mulai dari cerita tentang mengandung si kecil, anak pertamanya yang lahir bulan september lalu sampe persalinannya dan terakhir lihat foto keluarga kecil mereka yang bahagia dengan kehadiran si kecil...


Dan hari ini malah mendengar berita duka ttg beliau... Beliau yang kukenal adalah orang yang baik, mungkin karena Allah sayang, makanya dipanggil duluan. Kitapun hanya menunggu giliran kapan untuk kembali.


Jadi merasa diingatkan kembali.. akhir2 ini sering memikirkan hal-hal duniawi yang terasa sangat menyibukkan sehingga sering terlupa dengan hal2 yang lebih penting salah satunya tentang kematian. Bahwa kita harus terus menyiapkan bekal untuk kehidupan nanti....


Karena terlalu panjang angan tentang dunia, jadi sejenak melupakan akhirat.


Tapi Allah punya caranya sendiri untuk mengingatkan hamba-Nya yang terlupa...


Selamat jalan, teman... Smoga Allah memberikan tempat yang terbaik untuk-Mu, mengampuni segala dosa2mu, menerima segala amal ibadah-Mu dan senantiasa menjaga putri kecilmu didunia ini, amiin....

Safiamita
Kemarin siang dapet berita klo ada satu temen yang meninggal dunia jam 12. 20 WIB di hari itu juga. Ya... smua milik Allah pasti akan kembali kepada-Nya. Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati, apapun perantaranya....
Teman yang meninggal kemarin divonis ada kanker getah bening di otak tengahnya. Sudah melewati proses operasi, kepalanya sudah dinyatakan bersih dari kanker oleh dokter dari hasil CT Scan. Malah sudah sempat pulang ke rumah. Tapi keluhan terakhirnya adalah dibagian mulut, sariawan, dsb.
Dua bulan yang lalu saat dia pertama divonis ada kanker oleh dokter, kita sempet jenguk rame2 ke Kariadi. Anaknya nyantai banget, penyakitnya sepertinya gak dianggap beban oleh dia. Kita juga merasa lebih baik melihat kondisinya yang sepertinya baik2 aja.
Ya, mungkin Tuhan sayang dengan dia jadi gak dibiarkan menderita terlalu lama karena penyakitnya. Umurnya baru 24 tahun... Ceria, punya banyak teman. Teman di FB nya sampe 1660 orang.
Tgl 29-6-2010 kemarin malah sempet mampir di blog ku dan nulis di buku tamu. Mungkin mau ninggalin kenang-kenangan buat aku ya, Tok? Gak jadi deh, sering2 mampir ke blog ku.. ^_^
Hmh... selamat jalan, kawan...
Smoga smua dosa2mu diampuni dan diterima smua amal ibadahmu oleh Allah SWT, dan ditempatkan ditempat yang terbaik disisi-Nya, amiin...
Safiamita
Seringnya terlupa, bahwa mati itu sesungguhnya sangatlah dekat.. Hari ini dapat sebuah berita yang lumayan mengejutkan. Ada temen satu sekolah kakak yang meninggal dunia. Namanya Mas Farhan.
Padahal sabtu lalu baru aja dirasanin sama aku dan suami. Sabtu lalu kelas nol besarnya sekolah kakak ngadain study tour ke museum, vihara dan masjid agung jateng. Pas anak2nya kumpul, mataku menyisir mereka satu persatu.. "kayaknya ada yang kurang deh..", batinku. Aku mencari seorang anak lagi, harusnya dia gampang dicari karena punya keistimewaan.. Kakinya berbentuk O.. Pas aku utarakan ke suami, jawabnya singkat aja, "mungkin orang tuanya takut dia kecapean, makanya gak diikutkan." hmh, bisa jadi batinku..
Eh sekarang berselang 2 hari malah dapat berita duka meninggalnya dia.. Ternyata gak ikut study tour karena si Mas sakit demam berdarah. Cepat sekali kepergianmu, nak.. Rasanya masih terbayang langkahmu di panggung pas lomba peragaan busana bulan lalu di TK.. Si Mas dapat giliran pertama yang tampil.
Yaa.. Namanya ajal, siapa yang tau kapan akan menjemput? Cepat atau lambat pasti smua mengalami, hanya masalah waktu saja. Tinggal kita bersiap2 aja mengumpulkan bekal sebanyak2nya untuk kembali kepada-Nya..
Selamat jalan mas Farhan..
Smoga Allah memberimu tempat terbaik disisi-Nya, amiin..
Safiamita
Sekitar 3 minggu lalu aku bareng suami nengok saudara yang lagi opname di RS Kariadi semarang. Katanya, diangnosa dokter, sakit kanker rahim. Pas nyampe bangsalnya ada sekitar 8 bed disitu dan penuh semua dengan pasien dengan penyakit yang kurang lebih sama, entah ganas atau sekedar tumor jinak. Rasanya udah campur aduk perasaannya ketika masuk situ.....
Apalagi ketika si Ibu yang kita tengok mulai menceritakan tentang apa yang dirasakannya sambil menangis menahan sakit. Tanpa terasa airmata pun ikut menetes. Liat keadaannya yang menurutku emang sudah parah. Perutnya sudah membesar seperti hamil 9 bulan, kaki nya sudah bengkak sampe dia gak kuat mengangkat kakinya sendiri, pernapasan harus dibantu dengan zat asam, klo gak sesak napas. Ya Allah....
Gak bisa melakukan apa-apa, hanya bisa berdoa untuk saudariku itu..
Dia bilang, hidup atau mati, dia nekat mau minta dioperasi dengan harapan bisa sembuh, kasian anak-anaknya, katanya.
Setelah 3 minggu berselang, kita dapat berita kalau beliau meninggal dunia. Akhirnya kemarin untuk kali kedua, aku menginjakkan kaki di kamar mayat RS Kariadi..
Melihat jasadnya yang terbujur kaku...
yang terpikir kemudian, kemana ya ruh nya pergi?
nanti saat aku dipanggil dalam keadaan apa ya?
Adakah orang-orang yang kukasihi berada disisiku menemani dan ikut mendoakan aku saat sakaratul maut nanti?
Hemh...
Kita berasal dari Allah dan pasti akan kembali kepada-Nya juga..
Hanya masalah waktu saja...
Semoga Si Ibu meninggal dalam Khusnul Khotimah....
Diterima semua amal ibadah serta diampuni semua dosa2nya, amiin....
Safiamita
Kali ini diputuskan untuk membuat label khusus tentang kematian.

Satu lagi kematian yang menghampiri...
Hari lebaran kedua yang lalu mendapat kabar duka bahwa ada teman kantor yang meninggal dunia..
Inna Lilllahi Wa inna Ilaihi Rojiuun..
Semua berasal dari-Nya dan akan kembali kepada-Nya juga..
hanya masalah waktu saja...

Si Ibu meninggal dunia itu sakit gagal ginjal sejak 10 tahun lalu. Gak tau banyak sih tentang si Ibu, karena orangnya emang agak pendiam. Paling klo papasan dia tanya " udah sholat blm?" trus dijawab, "udah, bu."

Gak kebayang setiap minggu harus masuk rumah sakit buat cuci darah selama 10 tahun..
Tapi mungkin keinginan untuk tetap bertahan hidup yang kuat membuat dia tabah menjalani semuanya.
Hari ini kita udah masuk kantor, pas salam-salaman tadi, hanya membatin, "gak ketemu lagi sama si Ibu. Padahal minggu lalu masih ada bersama kita di kantor."

Smoga Allah menerima beliau disisi-Nya, mengampuni semua dosa2nya dan menerima semua amal ibadahnya, amiin...

Sampai ketemu disana, bu..
Safiamita
Mati.
Apa rasanya mati ?
Apa yang dijumpai setelah mati ?
Kapan mati akan menjemputku ?
Kenapa mati selalu meninggalkan luka ?

Kenapa harus bersedih ?
Kenapa harus takut ?
Bukankah mati adalah pintu gerbang ?
Gerbang untuk bertemu Rabb dan Rosul ?
Tidakkah perjumpaan dengan-Nya adalah kebahagiaan tertinggi ?

Namun, bagaimana kalau bekal ini belum cukup ?
Masih lebih berat timbangan keburukan daripada kebaikan ?
Masih dengan hati yang cinta dengan dunia ?
Masih belum bisa mencintai Dia seutuhnya?

Ya Rabb, panggillah hamba
saat Engkau meridhoi hamba sebagai Hamba-Mu,
saat hamba mendapat pengampunan-Mu
dan saat hamba telah sampai ke puncak kecintaan tertinggi kepada-Mu..
Amiinn..

Untuk saat ini, Ya Rabb..
Bantulah hamba untuk mengenal-Mu, mendekatkan diri pada-Mu
serta menggapai Ridho-Mu...
Amiiinnn.....
Safiamita
Klo ditanya tentang mati, 10 tahun yang lalu, rasanya belum terpikirkan klo diri sendiri akan merasakan mati. tapi sekarang kok, rasanya tambah dekat ya dengan mati? mulai dari paman, tetangga depan rumah sampai ke teman yang sangat dekat sudah memenuhi panggilan untuk kembali ke pangkuan Ilahi.
yang perlu ditanyakan pada diriku sendiri, bekalku sudah cukup blm ya? karena gak ada yang tau kapan akan dipanggil. siapa tau hari ini, besok or lusa?
pertanyaan berikutnya yang muncul dibenakku, bekal seperti apa yg harus disiapkan?
Apakah mengurus rumah, anak dan suami juga dapat dijadikan bekal untuk diperhitungkan sebagai amal di akhirat nanti yg dapat memberatkan timbangan kebaikan?
klo kerja di kantor dihitung sebagai amal jg gak ya? atau tergantung niatnya? klo semua kita niatkan karena Allah? apakah langsung dapat dihitung sebagai amal kebaikan? trus dosanya gmn ya? apa yg dpt menghapuskan dosa?
Related Posts with Thumbnails

Galeri