Safiamita

Beberapa waktu yang lalu, si Adek diajak nganterin Kakak Mita dan Mbak Nabila lomba mewarnai layang2 di Wonderia. Kakak2nya sibuk lomba, si Adek, Teteh Alya dan Ayah nyari aktivitas lain disana. Salah satu nya ya ini.. naik komedi putar. :)
Safiamita

Setelah sakit kemarin, berat badan Adek Satria jadi sedikit turun dan terlihat lebih kurus dari biasanya. Tapi sekarang Alhamdulillah sudah mulai banyak makan lagi. Tiap pagi dan sore biasanya udah ngajak jalan-jalan sama kakak-kakaknya keliling komplek di sekitar rumah. Ini lagi naik ayunan bertiga di depan sekolahnya Teteh Alya. Smoga sehat terus ya, Nak. Biar bisa main dan selalu ceria :)

Safiamita
Saat yang lain sudah terbang tinggi, kenapa aku masih terpuruk disini?
Kenapa aku masih berkutat dengan hal-hal kecil yang tidak penting dan menjemukan?
Sungguh, aku juga ingin mengembangkan sayap agar bisa terbang lebih tinggi
Membunuh jemu dan meraih sesuatu yang baru.
Melewati semua dan meninggalkan jauh apa yang kurasakan saat ini.
Bilakah kesempatan itu datang?
Smoga ketika kesempatan itu datang, aku siap untuk meraihnya.
Safiamita
Untuk Suamiku....
Hari ini tepat 10 tahun usia pernikahan kita. Tanpa terasa, tiba-tiba saja sudah 10 tahun terlewati. 
Kita sudah berhasil menghasilkan 3 putri cantik dan satu jagoan ganteng.  ^_^
Alhamdulillah.....
Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahi dan mengamanahkan anak-anak yang sholih/sholihat, yang selalu mampu menjadi penyejuk mata dan hati kami. 
Segala puji bagi Allah yang telah mengirimkan seorang suami yang baik, yang penuh kesabaran mau membimbing istri dan anak-anaknya. 
Seorang Suami yang penuh tanggung jawab menafkahi anak istrinya sampai harus berjuang ke seberang lautan demi kelangsungan hidup keluarganya. 
Seorang suami yang penuh cinta kasih dan pengertian atas segala kekurangan istrinya. 
Seorang suami yang penuh dengan maaf dan kelapangan hati atas segala kesalahan istrinya.

Terima kasih untuk semua nya suamiku tercinta, semoga moment hari ini bisa menjadi pengingat kita kembali dalam melangkah, mengingatkan kembali ikrar yang dulu kita ucapkan untuk bersatu dalam satu bahtera. Menghadapi riak ombak ataupun badai kehidupan bersama-sama. Mengecap kebahagiaan yang diberikan Allah juga bersama-sama.

Semoga Allah senantiasa mengokohkan ikatan kita di dunia dan tetap menyatukan kita di surganya nanti, aamiin...

Dari Istrimu Yang Dengan Izin-Nya Akan Selalu Mencintaimu. 

Safiamita
Ketika menerima sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan kita, namanya kecewa itu wajar tapi menurutku kita harus bisa menerima apa yg telah diputuskan. Apalagi kalau itu dalah keputusan kita sendiri, tapi kemudian setelah terjadi tidak sesuai dengan keinginan lalu berubah pikiran itu masalah yg berbeda. Sepahit apapun itu, jalani dengan tanggung jawab dan lapang dada.
Jangan terlalu galau dengan apa yg belum terjadi. Apapun itu, anggap saja itu adalah yang terbaik menurut Tuhan untuk hidup kita, setidaknya untuk saat ini anggaplah itulah yg terbaik karena itulah kenyataan yg harus kita jalani dan hadapi.
Pasti ada hikmah dibalik semuanya, hanya saja kita belum tau hikmahnya itu apa karena belum kita jalani, mungkin 2.3 atau 5 tahun lagi kita baru bisa menyadarinya lalu bersyukur bahwa hal itu pernah terjadi pada hidup kita. Hal ini harusnya diterapkan dalam banyak hal di hidup agar hidup ini gak melulu diisi dengan penyesalan, kecewa atau galau yang berkepanjangan. Toh, hidup kan harus berjalan. Gak selamanya hidup ini berjalan mulus sesuai dengan keinginan kita.
Safiamita
Mari jalani hidup masing-masing
Tak usah terlalu risau akan hidup orang lain
Apalagi ikut campur atau mengurusi hidup orang lain
Segala sesuatu yang di iri kan dari hidup orang lain tak akan berpindah pada kita hanya karena kita iri
Apa yang kita benci pada orang lain tak kan mengubah perilaku mereka
Hanya menambah kekotoran hati kita saja.
So, sibuklah melihat ke dalam diri sendiri
Sibuklah bersih bersih hati sendiri
Sibuklah giat berusaha untuk mengubah hidup sendiri jadi lebih baik.
Tak usah terlalu perhatian pada hidup orang lain...
Tetap lah berempati tanpa mengotori hati
Bersyukurlah dengan apa yang dimiliki agar tidak menginginkan apa yang dipunyai oleh orang lain
Tuhan telah memberi yang terbaik untuk kita
Kalau masih merasa kurang, mintalah hanya kepada Tuhan dan berusahalah..
Nasib kita itu ada ditangan Tuhan dan tak ada takdir yang bisa berubah kalau kita sendiri tak berusaha untuk mengubahnya dengan usaha dan doa.
Safiamita
Label: 0 komentar | | edit post
Safiamita
Safiamita

Mulai dari awal Maret sampai pertengahan Maret ini adalah hari-hari yang berat buat bunda nya...
Selain di kantor pekerjaan menumpuk, ditambah di rumah si Adek Satria yang biasanya selalu ceria tiba-tiba sakit.
Dua minggu yang lalu, sebelum Bundanya berangkat tugas ke Jakarta, si Adek batuk pilek plus panas. Sampe hari ke-3 panasnya gak turun2 juga walau udah dikasih obat penurun panas, akhirnya jumat tanggal 8 Maret kita ke Rs Hermina buat ke Dokter karena panas adek udah sampe 39 C. Kata dokternya, hanya radang. Ini adalah kali pertama si Adek ke dokter karena sakit selama 10 bulan umurnya si Adek. Alhamdulillah setelah dari dokter dan minum obat si Adek berangsur sembuh. Tanggal 12 Maret bunda nya bisa berangkat dengan tenang ke Jakarta dan kembali tanggal 14 Maret. Eh, tanggal 15 Maret badannya Adek kembali panas... padahal batuk pileknya udah sembuh... Setelah diberi obat penurun panas selama 2 hari, si Adek udah bisa main dan panasnya berangsur turun.. tapi tanggal 17 Maret kemarin malah jadi diare... MasyaAllah... Akhirnya kita kembali silaturahmi ke dokter. 
Dua hari ini si Adek udah lumayan baikan.. walau masih diare tapi udah gak sering.
Smoga lekas sembuh, kembali ceria dan sehat selalu ya, Dek... aamiin... 
Safiamita


Safiamita
Ada penyebab kenapa malas sekali untuk melakukan sesuatu hal yang salah dalam hidup ini..
karena biasanya menerima ganjarannya secara cash alias kontan...
Begitu melakukan sesuatu hal yg salah..
biasa nya setelah itu ada musibah yang mendera..
Mungkin itulah cara Tuhan menjaga...
Tidak dengan menumpuk salah dan merapel hukumannnya nanti,
melainkan dengan memperlihatkan sedikit demi sedikit
apa yang akan didapat kalau melakukan salah.
Safiamita
Semakin sering mematut di cermin,
semakin sadar bahwa diri ini sudah bertambah tua
Waktu berlalu begitu cepat
Umur bertambah
Kerutan mulai terlihat
Lalu sudah berbuat apa di dunia ini?
Bekal apa yang akan dibawa nanti?
Sedangkan usia tak pernah pasti
Bila nanti maut akan menjemput
Lebih sering berperilaku bahwa seakan akan tinggal di dunia ini untuk selamanya....
Mengaburkan dunia yang abadi yang menanti

Smoga tak melenceng terlalu jauh dari jalan-Nya
Smoga diampuni segala khilaf dan salah
Agar pada saatnya kembali nanti,
bisa berada dalam ridho-Nya,
aamiin

Safiamita
Berawal dari bekerja di penghujung tahun 2000....
5 tahun bekerja di Metro
lalu tahun 2005 akhir diterima pendidikan banten
kemudian lulus setelah kurang lebih 2 tahun berada disana.
pertengahan 2008 kembali bekerja di Semarang
dan sekarang sudah 5 tahun bekerja...
Berharap sebentar lagi siklusnya buat sekolah...
Ya Allah... smoga sebentar lagi aku bisa sekolah, aamiin...
Menguatkan doa, tekad dan usaha.
Smoga ada kesempatan dan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Safiamita
Untuk ke sekian kali...
kenapa aku harus menjadi orang terakhir yang tau atas apa yang terjadi dalam hidupmu? 
Bukankah harusnya kalau melihat posisiku, harusnya aku adalah orang yang pertama tau? 
Bukankah aku teman dekatmu?
Tapi sepertinya kau tak pernah ingin berbagi duka mu denganku...
Bahkan hal yang palih menyedihkan dalam hidupmu.
Apa yang aku tau tentang hidupmu?
Apa yang kau lakukan ketika tidak bersamaku?

Teman...
Dukamu tak akan jadi beban bagiku
Jangan simpan lara mu sendiri...
Aku bukanlah orang yang hanya ingin kau bagi bahagiamu padaku...
Aku juga orang yang ingin kau bagi dukamu padaku...
Agar kita bisa menjadi teman seutuhnya
Teman yang sejati tanpa jeda



Label: 0 komentar | | edit post
Safiamita

Tanggal 17 Februari kemarin, adek Satria genap berusia 9 bulan. Perkembangan si adek ini terhitung lambat klo dibandingkan sama kakak-kakaknya dulu... umur 4 bulan dia baru bisa tengkurap trus umur 6 bulan baru bisa bolak balik sendiri dan umur 8 bulan dia baru belajar merangkak dan duduk. Teteh alya dulu umur 6 bulan udah bisa merangkak dan duduk... Tapi begitulah anak2, mereka adalah pribadi yang berbeda, tak pernah bisa disamakan walau pernah hidup dirahim yang sama. 
Alhamdulillah, sekarang si adek udah bisa kemana2.. udah bisa rambatan juga walaupun setelah berdiri dia masih bingung gimana cara duduknya, hehe.. Biasanya dia langsung lempar pantat aja ke lantai buat duduk. 
Sekarang si Adek sedang menikmati bermain bola. Klo ketemu bola seneng banget, diambil trus coba lempar, sesuai dengan ajaran Ayah nya. Klo main bola sama Ayah, si Adek diajarinnya gitu :)
Yang penting sehat ya, Nak. Smoga Adek tambah pintar, tambah ceria, panjang umur dan selalu diberkahi Allah.. aamiin...
Related Posts with Thumbnails

Galeri