Safiamita


Jum'at lalu baru pulang kerja, Bundanya udah langsung disodorin undangan Maulid di masjid tempat Kakak belajar ngaji ama si Kakak. Ternyata acaranya pas malam itu juga. Ku pikir hanya acaranya hanya ceramah agama aja, tapi kok si Kakak ngotot mau ikut kesana. Undangannya ba'da Isya', jam setengah delapan, tapi jam setengah 7 dia udah ribut aja mau ngajak kesana....
Ternyata agenda acaranya ada juga penampilan dari Santri TPA, makanya dia ngotot mau kesana, mungkin udah dipesenin ama gurunya juga. Santri2 nya udah lumayan pinter lho, baca ayat-ayat pendeh, hadist nabi, trus nyanyi lagu 25 rosul dari Raihan abis tu ada yang baca kisah2 tauladan.
Safiamita

Ini dia agenda si Adek di pagi atau sore hari, seringnya jalan-jalan liat hewan, ada kuda, ayam atau bebek. Yang mana ajalah, adek suka semua kok terutama kuda. Cukup jalan2 deket rumah aja, karena sekitar 1 km dari rumah ada yang pelihara kuda. Klo bundanya sempet, pagi-pagi keluar rumah, muter-muter keliling komplek trus liat kuda. Biasanya sih ama Mbak Bila juga. Klo Kakak Mita biasanya masih bobo'. Kadang, klo pas hari libur biasanya jalan2 nya di sore hari sama si Ayah juga.

Safiamita
Pindang Serani dari Jepara

Pindang Ikan Palembang

Ini sama2 pindang ikan tapi berasal dari dua daerah yang berbeda. Yang satu pindang Ikan dari Palembang, yang satu pindang Serani dari Jepara. Tapi dua2nya sama enaknya. Mungkin karena kita emang penyuka ikan kali ya?

Ada beberapa perbedaan sih....
Klo di Palembang, biasanya yang dipake ikan sungai, klo di Jepara biasanya ikan laut. Trus klo pindang serani, pake daun jeruk. Klo di Palembang gak pake, malah rasanya aneh klo pake daun jeruk....

Ini dia perbedaan yang mendasar....
Klo pindang ala palembang, aku bisa bikin sendiri. Rasanya lumayan lah, buat ukuran lidah sendiri, hehe.... (kok jadi narsis ya? ) secara kita kan asli dari sana ya.
Nah, klo pindang serani agak repot.... Soalnya blm bisa bikin sendiri, jadinya klo ke Jepara pasti menyempatkan diri buat mampir di sebuah rumah makan deket pantai kartini buat makan disana atau sekedar dibungkus buat dibawa pulang ke semarang.
Rasanya mantabs deh !
Ud pernah nyobain makan di RM lain untuk masakan yang sama tapi rasanya masih kalah jauh ama yang disana. Pingin sih, belajar masak pindang yang seenak itu, tapi kira2 ibu yang punya RM itu mau ngajarin gak yaa... ?

Jadi nya mengkhayal mode on deh... :)
Safiamita
Mari kita berandai andai...

andaikan mau sedikit mendengar...
andaikan mau sedikit berempati...
andaikan mau sedikit memberi perhatian...
andaikan bisa memberi keteladanan...
andaikan pandai membaca keadaan...

andaikan mau sedikit mengerti..
andaikan mau sedikit memahami..
andaikan mau sedikit memaklumi
andaikan ada keinginan untuk memperbaiki..
andaikan berkenan untuk mencari solusi...

Seandainya boleh berharap......

Hanya ingin menulis apa yang terlintas dipikiran. Tentang sesuatu yang bisa bikin gemes klo dipikirin, tapi kadang2 juga bisa buat aku bilang, "emang Gue pikirin?"
Kok bisa gitu ya?
Kenapa bisa terjadi hambatan dalam komunikasi? Apa karena gak ada saluran komunikasinya? atau memang dari para pelakunya yang tidak ingin menciptakan saluran komunikasi?
Bagaimana klo hambatan komunikasinya terjadi di sebuah rumah tangga atau bahkan sebuah organisasi?
Jadi terlalu banyak prasangka , merasa benar sendiri, saling menyalahkan, saling membicarakan tapi dibelakang.....
trus kapan masalahnya bisa selesai klo gitu terus?
kenapa tidak dicoba untuk dikomunikasikan biar jelas permasalahannya?
Biar bisa dicarikan solusi yang terbaik untuk semua?
Dan bisa kondusif keadaannya dalam menjalankan aktivitas baik dalam kehidupan berumah tangga atau pun dalam dunia kerja di organisasi?
Bukannya jadi malah capek sendiri ya? hanya bisa memendam rasa sedangkan masalahnya gak kunjung selesai. Berharap masalahnya selesai dengan sendirinya...
Apa bisa???
Duh... kok jadi curhat sih?
Sudahlah.... cukup terlintas saja.....
Safiamita
Dengan mata yang berbinar dan senyum yang mengembang, Bidadari kecilku berlari menghampiriku.....

hehe.. terlalu didramatisir kali ya?

Tapi Gpp deh, itulah yang kulihat dan kurasakan ketika si Kakak kujemput dari sekolahnya tadi siang. Sebenarnya kamis kemarin dia udah bilang, " Bunda, nanti siang pulang ya." Kebetulan hari itu aku puasa, naik motor pula ke kantor. Kayaknya berat klo harus pulang siang. "kenapa, Kak?' tanyaku. "gpp" jawabnya. " Bunda gak usah pulang aja ya, bunda hari ini puasa, kak." trus dia hanya mengangguk. Malamnya aku tanya lagi, "kenapa tadi kakak minta bunda pulang siang? "Jawabnya, "Abis Bunda udah lama gak jemput kakak sekolah."
Hmh.. padahal, jarak antara rumah dan sekolahnya paling hanya 300 meter, beda 2 blok doang. Tapi mungkin ada rasa iri, melihat temen2nya yang lain dijemput sama orang tuanya. Dan senin ini, kusempatkan pulang pas istirahat siang...
Bahagia rasanya melihat dia berlari menghambur kearahku tadi siang...
Klo tiap hari mungkin rasanya akan biasa aja ya, kak...
Maaf ya kak, atas keterbatasan waktu bunda yang gak bisa selalu bareng kakak...
Luv u so much, honey.....
Safiamita
Keruk pasirnya yang dalam yaa... :)




Santai dulu bertiga...

Si adek menikmati banget klo main pasir

Nah, ini baru namanya pantai.....
Pasirnya putih, airnya bersih, lautnya tenang. Damai banget lah, pokoknya....
Nama pantainya, Pantai Bandengan di Jepara. Anak-anak seneng banget, bisa main pasir sekaligus mandi di pantainya. Ombaknya kecil, tenang gak seperti pantai Glagah atau parangtritis jadi bisa tenang melepas anak-anak main di Pantai.
Masuk ke pantainya dari jalan utama Jepara mungkin sekitar 5 km, lumayan jauh ya? tapi sepadan lah dengan apa yang akan dinikmati disana. Pantainya masih bersih. Disana juga udah ada persewaan sampan/perahu untuk berdua. Jadi kita bisa menyusuri pantai dengan sampan. Sayang, kemarin gak sempet nyobain. Pokoknya, direkomendasiin deh, buat dikunjungin.
Safiamita
Kura-kura raksasa





Senja di Pantai Kartini

Main Catur Raksasa
Sabtu kemarin jadi juga jalan ke Jepara. Sebenernya ini bukan kali pertama kesana, tapi yang spesial kemarin adalah kita bawa pasukan lengkap, tiga-tiganya dibawa semua. Sebenernya si Cimut mau ditinggal dirumah aja, tapi karena udah bisa protes, nangis2 pas kita mau pergi akhirnya diikutsertakan juga.
Kita sempet ke pantai Kartini, anak-anak pada main catur raksasa yang terbuat dari kayu. Lumayan berat lho ! tapi si Kakak ama Adek Bila berhasil pindah2in caturnya. Sayangnya di Pantai Kartini gak ada pasirnya, hanya bisa menikmati lautnya aja. Tapi klo untuk arena bermain anak, lumayan lah. Ada kereta2an buat keliling areanya, ada mandi bola, dsb. Yang jual sovenir buat dibawa pulang juga ada, mulai dari hiasan dinding, pernak pernik dari kulit kerang sampai ikan asin ada disana. :)
Safiamita

Baru sempet upload fotonya sekarang. Kejadiannya hari jum'at tanggal 19 Pebruari kemarin. Dalemnya sampe se dengkul orang dewasa deh....
Biar bisa pulang ke rumah, harus nyebrang pake becak yang udah siap siaga nge tem depan kantor tuh !
(harus nya siap perahu karet kali ya?)
Itulah kantorku, klo hujan deras turun, 2 jam ajah, siap siap deh, air menggenang didepan kantor.
Safiamita
Lg bikin tanda terima SPT satu persatu
Menjemput SPT... bukan menjemput impian seperti lagunya Kla Project....

Mulai tahun lalu kegiatan ini mulai dijalankan oleh Kantor Pelayanan Pajak, termasuk kantorku. KPP proaktif mengambil SPT karyawan di tempat pemberi kerja yang karyawannya lumayan banyak. Tujuannya tentu saja untuk memberikan pelayanan prima kepada WP, mempermudah WP dan diharapkan juga dapat meningkatkan tingkat kepatuhan WP dalam melaporkan SPT Tahunan.

Kalau tahun kemarin sekalian sosialisasi tentang tata cara pengisiannya, klo tahun ini hanya sebatas menjemput SPT nya aja. Cukup perwakilan WP yang menyerahkan SPT2 para karyawannya, trus langsung kita buatkan tanda terima dropbox disana. Tanda terima manual dropbox adalah tanda terima/bukti yang sah bagi WP yang telah menyampaikan SPT Tahunannya.
Aplikasi dropbox baru lahir tahun kemarin. Aplikasi ini memungkinkan untuk WP melaporkan SPT nya dimana saja tidak hanya di KPP tempat dia terdaftar, bisa di KPP lain, pojok pajak atau mobil pajak keliling yang biasanya nge tem di mall2.
Tapi karena aplikasinya masih baru, belum sempurna, masih banyak kekurangan disana sini. Hanya berharap smoga ditahun yang akan datang, aplikasi ini bisa jadi tambah baik, amiin........ (Berdoa dengan penuh harap).
Safiamita




Hari selasa, tanggal 23 Pebruari 2010 DJP secara serentak mengadakan (lagi) sosialisasi kepada WP OP untuk simulasi pengisian SPT Tahunan PPh OP. Seluruh kantor pajak di Indonesia menyelenggarakannya. KPP Pratama Semarang Tengah Dua mengadakan sosialisasi ini di Hotel Semesta Semarang, yang hadir kurang lebih 100 WP OP. Undangan yang disebar totalnya untuk 225 orang, seandainya yang datang sesuai dengan yang diundang pasti acaranya jadi lebih efektif.

Diharapkan dengan sosialisasi ini pengetahuan WP tentang tata cara pengisian SPT dapat bertambah sehingga kepatuhan WP OP dalam menyampaikan SPT Tahunan dapat meningkat.
Semoga sosialisasi hari ini bisa berjalan efektif dan mencapai sasarannya, amin...
Safiamita
Siap-siap turun ke jalan



Tim KPP Pratama Semarang Tengah Dua yang diturunkan ke jalan

Bagi-bagi bunga dan leaflet

Berjemur di lampu merah Pandanaran

Pulangnya mampir beli jus sebentar, menghilangkan haus :)

Hari jum'at ini tanggal 19 Pebruari 2010, Direktorat Jenderal Pajak ( DJP ) menyelenggarakan kampanye simpatik serentak di seluruh Indonesia mulai pukul 09.00 WIB waktu setempat, berlokasi di pusat keramaian atau jalan2 strategis dimasing-masing kota.

Kali ini, KPP Semarang Tengah II dapat jatah bagiin bunga dan leaflet di pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran, Semarang. Senang liat temen-temen yang antusias membagi 1000 leaflet dan 500 bunga mawar (plastik) sampai habis. :)

Kampanye ini ditujukan untuk mengingatkan wajib pajak orang pribadi, yang telah mempunyai NPWP agar segera menyampaikan SPT Tahunan nya paling lambat tanggal 31 Maret 2010.
Dileaflet yang dibagikan juga dijelaskan tentang SPT Tahunan PPh OP, cara mengisinya, Penghasilan tidak kena pajak (PTKP), tarif PPh, sanksi bila terlambat menyampaikan SPT sampai dengan nomor yang bisa dihubungi bila masih kesulitan mengisi SPT Tahunan tersebut.
So, segera sampaikan SPT Tahunan OP nya ya... paling lambat tanggal 31 Maret 2010 ^_^
Safiamita
Sekitar 3 minggu lalu aku bareng suami nengok saudara yang lagi opname di RS Kariadi semarang. Katanya, diangnosa dokter, sakit kanker rahim. Pas nyampe bangsalnya ada sekitar 8 bed disitu dan penuh semua dengan pasien dengan penyakit yang kurang lebih sama, entah ganas atau sekedar tumor jinak. Rasanya udah campur aduk perasaannya ketika masuk situ.....
Apalagi ketika si Ibu yang kita tengok mulai menceritakan tentang apa yang dirasakannya sambil menangis menahan sakit. Tanpa terasa airmata pun ikut menetes. Liat keadaannya yang menurutku emang sudah parah. Perutnya sudah membesar seperti hamil 9 bulan, kaki nya sudah bengkak sampe dia gak kuat mengangkat kakinya sendiri, pernapasan harus dibantu dengan zat asam, klo gak sesak napas. Ya Allah....
Gak bisa melakukan apa-apa, hanya bisa berdoa untuk saudariku itu..
Dia bilang, hidup atau mati, dia nekat mau minta dioperasi dengan harapan bisa sembuh, kasian anak-anaknya, katanya.
Setelah 3 minggu berselang, kita dapat berita kalau beliau meninggal dunia. Akhirnya kemarin untuk kali kedua, aku menginjakkan kaki di kamar mayat RS Kariadi..
Melihat jasadnya yang terbujur kaku...
yang terpikir kemudian, kemana ya ruh nya pergi?
nanti saat aku dipanggil dalam keadaan apa ya?
Adakah orang-orang yang kukasihi berada disisiku menemani dan ikut mendoakan aku saat sakaratul maut nanti?
Hemh...
Kita berasal dari Allah dan pasti akan kembali kepada-Nya juga..
Hanya masalah waktu saja...
Semoga Si Ibu meninggal dalam Khusnul Khotimah....
Diterima semua amal ibadah serta diampuni semua dosa2nya, amiin....
Safiamita
Tak Bisa Kelain Hati

By. Kla Project
Bulan merah jambu luruh dikotamu
Kuayun sendiri langkah-langkah sepi
Menikmati angin
Menabuh daun-daun
Mencari gambaranmu diwaktu lalu

Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi
Tercipta nelangsa merenggkuh sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah
Pindah kelain hati

Begitu lelah sudah kuharus menepi
Biduk tlah ditambatkan berlabuh di pantaimu

Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi
Tercipta nelangsa merenggut sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah
Pindah kelain hati

Mengingatmu, mengenangmu
Menggambar paras wajahmu
Sendiri....

Alhamdulillah, Semalem jadi juga nonton konser Kla Project bersama suami tercinta.
Seneng deh, konsernya sukses. Penonton ikut larut, nyanyi bareng, mampu membangkitkan nostalgia lama.
Sebenernya gak terlalu suka nonton konser musik, tapi karena Kla Project yang nggelar konser, pengecualian deh...
Kla Project berdiri di tahun 1988, yang menarik dari Kla buat aku adalah syair-syair lagunya yang puitis abis, terutama "tak bisa kelain hati", keren lah pokoknya. Semalem yang nonton kayaknya gak ada yang ABG, mungkin yang paling muda (selain anak-anak kecil yang nonton bersama ortunya) rata-rata kelahiran tahun 80- an.
We really enjoyed the show ^_^
Untuk yang tercinta:
Makasih banyak ya,
Makasih untuk kebaikan hatinya :)
Safiamita
Terima kasih Ya Allah, telah menitipkan padaku bidadari-bidadari yang luar biasa, yang mampu menjadi penyejuk hati kami sekeluarga.....
Semoga Amanah-Mu ini dapat kami jaga dan kami pertanggungjawabkan di hadapan-Mu nanti, amiin....

Ada hal yang mengharukan terjadi tadi pagi, liat si Kakak nulis Arab trus di kertas trus ngajarin Adek Bila ngaji... " Ba Ba A" trus adeknnya niruin, " Ba Ba A". Kakaknya tanya, "susah gak, dek?" si adek jawab.. "nggak". "Kasroh atau dhommah?", tanyanya lagi. "Kasroh", jawab si adek. Padahal entah si adek ngerti or gak, hehe...
Kakak belum genap 6 tahun, tapi sudah bisa ngaji, udah pintar tulis arab, bagus lagi tulisannya...
Bunda dulu umur segitu, belum bisa apa-apa, nak...
Trus tadi juga memamerkan buku latihannya di TPA, "Nih liat bunda, nilai kakak banyak yang dapet 100". Dibalik semua kejahilan dan kebandelannya, kakak tetap saja anak bunda yang membanggakan.
Makasih ya Kak :)
Safiamita

Hehe.. itu kan kata pepatah ya?
Tapi terbukti ada benarnya juga. Si Kakak ama Bila sekarang udah mulai suka panjat pagar. Apalagi kakak, udah mulai belajar panjat pohon bareng temen2nya.
Persis kayak emaknya dulu waktu kecil...
Makanya pas si nenek di kasih tau lewat telpon klo cucu2nya udah mulai panjat2, jawabannya enteng aja, "sama kayak emaknya dulu.", hehe....
Masih kebayang dulu sering dimarahin klo main panjat2an, sekarang aku yang marahin sikecil2 karena mereka melakukan hal yang sama. Hemh... Jadi bisa merasakan kecemasan orang tua dulu ketika kita melakukan hal yang mereka anggap agak membahayakan, takut kita jatuh , dsb..
Apalagi dulu waktu kecil di Palembang tinggalnya di dekat sungai musi. Belajar berenangnya di sungai musi. Bunda tercinta marah banget klo aku ketauan berenang di sungai. Dulu sih, bingung kenapa temen2 yang lain gak ada yang kena marah klo main di sungai sedang aku sebaliknya... sekarang baru mengerti bahwa itu adalah tanda kasih sayangnya untukku, takut klo terjadi apa2 padaku, secara klo tenggelam di sungai yaa tinggal wassalam deh...
Alhamdulillah, sekarang tinggal disemarang jauh dari sungai...
Coba klo ada sungai dan si kecil2 melakukan hal yang sama kayak aku dulu?
Wah, gak kebayang deh :)