Safiamita

Episode gigi si Kakak yang patah/tanggal dimulai pas masih di TK B awal tahun ini. Pulang sekolah dia langsung bilang klo gigi bawahnya patah satu di sekolah. Trus kita tanya, "sakit gak?" "sakit dikit doang." jawabnya. "Nangis gak?", kita tanya lagi. "gak" katanya. 

Trus Tantenya iseng tanya, "giginya dibuang kemana, Kak?" "Kakak buang di kotak sampah". Jawabnya. Tantenya langsung nyeletuk, " Wah, klo gigi bawah harusnya dibuang ke atas atap genteng, klo gigi bawah baru dibuang ketanah. Ntar gak tumbuh lagi lho.... "

hehe.. untung dia gak langsung percaya, " GPP kok..., nanti tumbuh lagi." ujarnya.

Lucu deh pas liat giginya ada yang ompong.

Alhamdulillah sekarang giginya yang patah udah tumbuh lagi. Nah, sekarang giliran sebelahnya juga udah goyang. Kemarin dia udah lapor klo gigi nya udah mau patah lagi. Biasanya dia doyan banget makan yang keras2 seperti kerupuk, salak, dsb. Sekarang, dia lagi puasa makan yang keras2. Klo ditanya, jawabnya, " Ntar gigi kakak patah lagi", katanya.

Hehe.... sudah dijelasin sih, emang sudah saatnya gigi kakak ganti sama gigi yang baru karena kakak umurnya udah 6 tahun. Tapi dia masih takut klo giginya patah ketika dia makan yang keras2, seperti kerupuk or salak. 

OK lah kalau begitu, Selamat puasa ya, Kak ! ^_^

Safiamita

Kenapa ya, akhir2 ini jadi akrab dengan apa yang namanya kanker.....

Mulai dari awal tahun lalu, ada sepupu suami yang kena kanker rahim lalu 3 bulan dari ketauan mengidap kanker, meninggal dunia. Penyebaran kankernya cepat sekali....

Trus di tengah tahun, ada temen yang kena kanker getah bening, di bulan ke 3 setelah divonis dokter kena kanker juga meninggal dunia.

Sekarang, di penghujung tahun, ada seorang Paman di Palembang yang juga divonis kanker di hidung.  6 bulan lalu sudah di operasi untuk pengangkatan lalu sekarang malah kankernya sudah menyebar kemana2....

Klo sudah dengar kanker, rasanya tipis sudah harapan buat sembuh. Tapi kan kita harus tetap berusaha sebagai bagian dari Ikhitiar, siapa tau Allah masih berkenan untuk memanjangkan umur dan memberikan kesembuhan.

Dokter sepertinya sudah tidak dapat berbuat banyak karena katanya sudah stadium 4 jadi paling hanya di kemoterapi aja. Lalu kita coba dari jalur herbal. Selama ini sudah sering mendengar bawang dayak, temu putih dan terakhir sirsak yang diklaim bisa menyembuhkan kanker. Dan smua sedang diusahakan untuk dicoba sekarang.

Katanya yang paling berasa efeknya adalah setelah minum jus sirsak, tubuhnya si Paman berasa lebih dingin dan bisa tidur nyenyak. Daun sirsak juga bisa direbus lalu air rebusannya di minum.

Smoga Allah masih berkenan untuk memberikannya kesembuhan, amiiin.... 

Safiamita

Wah, baru tau.. ternyata ada indikasi telah membuat kekeliruan ya?

Baiklah, kita sadar bahwa kita terikat pada peraturan yang berlaku, sudah tangan tangan juga pertanda setuju.

Sebagai konsekuensi karena sekarang sudah tau, berarti ada yang harus direvisi.

Dan... Sudah ku revisi smua, smoga setelah ini gak ada masalah lagi karena sekedar menyampaikan apa yang terlintas. :)

Safiamita
Karena malam ini kita akan naik pesawat, marilah kita mendongeng sedikit tentang pengalaman naik pesawat. Waktu kecil dulu, ketika liat pesawat di bandara, rasanya pingin banget naik pesawat. Apa ya rasanya? Tapi mau kemana? Orang sampe umur 19 tahun gak pernah kemana2, nge tem di Palembang mulu, hehe....

Baru tahun 2003, kita diberi kesempatan naik pesawat bersama sang Suami. Waktu itu naik pesawat jurusan Jakarta-Jogja ( hehe kayak bis aja ya, pake jurusan ).
Rasanya ? senang banget, akhirnya cita2 buat naik pesawat tercapai juga.
Tapi itu gak lama, karena setelah take off malah jadi sakit telinga. Gak nyaman banget rasanya. Ternyata tipsnya dari orang2, biar gak sakit telinga, harusnya kita mengunyah sesuatu seperti permen atau menelan ludah juga boleh.
Oh, gitu ya? ya, maaf, secara kita baru pertama naik pesawat jadi gak ngerti :)
Pada itu masih berasa aman2 aja ketika naik pesawat dan jadi tambah sering bolak balik naik pesawat. 

Tapi setelah banyak terjadi kecelakaan seperti Lion Air di solo atau Adam Air yang meledak dan tersisa sepihannya aja, jadi paranoid deh naik pesawat. Selama masih bisa ditempuh lewat jalur darat, ya mending pake mobil atau kereta aja. Padahal, klo emang sudah ajal kan dimana aja bisa ya? hmh.... boleh dong sekedar berikhitar :)

Ini Tips buat yang pertama kali naik pesawat. Pertama, ketika masuk ke bandara jangan lupa siapkan tiketnya untuk diperlihatkan ke petugas lalu check in sesuai dengan maskapai yang kita gunakan. Klo ada barang yang mau ditaruh di bagasi, nanti ditimbang dulu oleh petugasnya, biasanya sih tiap orang di jatah sampai dengan bobot 11 kg. Trus jangan lupa bayar airport tax ( pajak bandara) trus biasanya ketika akan masuk ke ruang tunggu, kita ditawarin untuk asuransi tambahan tapi ini pilihan aja, mau or gak, karena tiket kita sudah ada asuransinya. Trus tinggal tunggu untuk naik pesawatnya. Selesai deh !
Tapi hari gini apa ada yang masih gak ngerti caranya naik pesawat? 
hehe... Ya, Gpp lah.. siapa tau masih ada yang ndeso kayak aku dulu.
Selalu ada yang pertama kan?

Nah, sore ini kita terpaksa harus naik pesawat lagi ke Jakarta dalam rangka mempererat jalinan silaturahmi dengan teman yang akan berangkat haji.
Hiks... yang bikin sedih, karena harus ninggal 3 kurcaci cantik dirumah...
Maafin Bunda ya, Nak.... Hari Minggu Bunda udah pulang kok.... 
Doain Bunda Selamat ya...   amiin...
   
Safiamita

Sekedar ingin berbagi pengalaman yang dialami kurang lebih 11 tahun yang lalu di tahun 1999 saat pertama kali ikut ujian STAN (halah... gak kelamaan ya? hehe... ).

Pingin cerita ini, gara2 kemarin liat ada selebaran di jalan dari sebuah lembaga kursus di Semarang yang judulnya " Fokus ujian masuk STAN 2011", Gitu....

Wah, aku baru tau ya klo sekarang ada lembaga kursus yang buka program khusus untuk bimbingan soal2 STAN, setauku klo untuk ujian masuk UMPTN/SPMB emang udah ada dari dulu. Nah, klo gak salah baca, biaya untuk kursus tadi Rp. 1.250.000,- Mahal juga ya?

Mungkin karena sekarang peminat untuk masuk STAN banyak kali ya? makanya lembaga kursusnya itu membidik bursa peminat STAN.

Hmh... klo zaman dulu, yang masuk STAN itu kebanyakan anak2 yang cerdas tapi pada gak mampu untuk kuliah, karena gak punya biaya. Makanya dari pada gak kuliah, mending masuk STAN aja, kan kuliahnya gratis. Termasuk Helmi Yahya, dulu pernah denger ceritanya waktu Beliau diundang jadi tamu di wisuda anak2 D3 Poltek Universitas Sriwijaya Palembang.

Klo gak salah inget ceritanya, selepas SMA (SMA kita sama lho, di SMA Negeri I Palembang :) ) Beliau sempat kuliah setahun di ITB tapi karena gak punya biaya akhirnya beliau melirik STAN yang katanya kuliahnya gratis. Jadi lah beliau pindah kuliah ke STAN, klo gak salah Hlmi Yahya lulusan STAN angkatan '83 deh. 

Di era ku juga begitu, dari temen2 angkatan dulu banyak yang UMPTN nya ke terima di perguruan tinggi bergengsi, ada UI, UGM, dll tapi pada milih STAN karena selain kuliah gratis dan ada jaminan setelah lulus bisa langsung kerja jadi PNS. 

Di Tahun 1999, STAN belum begitu populer seperti sekarang ini apalagi setelah ada kasus Gayus yang mencuat. Waktu itu hanya sekitar 800 orang yang ikut ujian STAN di Palembang. Sekarang peserta ujiannya di seluruh Indonesia selalu menembus angka 100 ribu lebih peserta . Dan ada satu hal lagi yang perlu ditegaskan bahwa ujiannya benar2 murni, tergantung pada kemampuan masing2 peserta.  

Baiklah, kita kembali ke ujian masuknya. Dulu aku gak pake ikut lembaga kursus untuk persiapan masuk perguruan tinggi atau STAN. Hehe... biasa lah karena keterbatasan biaya, klo pun uangnya ada, sayang buat bayar kursus, mending buat biaya yang lain aja. dulu untuk ikut kursus sistem paket kursus seperti itu butuh dana sekitar 800 ribu. Klo sekarang klo gak tau deh, mungkin udah jutaan. 

Nah, karena keterbatasan biaya, kita dulu belajar sendiri aja. Aku beli buku soal2 UMPTN yang ada bahasan soal dan jawabannya trus belajar dari situ. Termasuk untuk ujian STAN, aku pinjam buku bunga rampai dari sepupuku (buku yang dikeluarin sama anak2 STAN, isinya soal2 STAN biasanya dalam kurun waktu 5 tahun beserta pembahasannya)

Dulu kita ngumpulin soal2 STAN dari tahun 1990-1998 trus belajarnya dari situ aja.

Klo dulu(gak tau sekarang ya), soal2nya itu menurutku dari tahun ke tahun tipe dan modelnya mirip2. 

Cuma klo ujian di STAN, setauku nilainya memang harus stabil untuk apa2 yang diujikan disana, misal tes TPA dan bahasa inggris, nilainya harus stabil. misal TPA nilainya 7, bahasa inggris nilai nya 2, kayaknya gak bakal lulus tes deh. Jadi nilainya harus seimbang.

Nah, Kesimpulannya, untuk anak2 yang berasal dari keluarga sederhana, jangan pernah takut untuk bersaing. Belajar dengan sarana dan fasilitas yang ada aja, gak usah memaksakan diri sendiri. Yakinlah klo kita juga mampu bersaing, jangan pernah minder. Optimalkan kelebihan yang telah dikaruniakan Allah kepada kita. 

Dimana ada kemauan pasti ada jalan.

Semangat!!! ^_^

 

Safiamita

Pernahkah mendengar nama tanaman ini? bawang dayak atau sering juga disebut bawang mekkah. Sebenarnya aku juga gak banyak tau tentang tanaman ini. Pertama kali berkenalan dengan tanaman ini kira2 satu tahun yang lalu waktu kita pulang ke Wates, kulonprogo, kampung halamannya Suami.

Pas lagi main ke rumah tantenya suami, kita ditawarin buat bawa tanaman ini ke semarang. Katanya bisa jadi obat untuk kanker. Sudah dibuktikan sendiri oleh mereka. Anaknya yang pertama divonis dokter ada benjolan di payudaranya, lalu makan bawang dayak ini dan benjolannya hilang. Ada juga satu lagi saudara yang tumbuh benjolan ditangannya lalu makan bawang dayak ini juga dan benjolannya hilang juga.

Sekarang jadi teringat lagi dengan bawang dayak karena ada saudara di palembang yang kena kanker di hidungnya. Mungkin kah bisa disembuhkan dengan bawang dayak ini?

Seperti biasa, kita cari2 dulu referensi di google. ketemulah thread di kaskus yang nulis tentang ini. Trus ada comment dibawahnya yang ditulis oleh seorang dokter yang menghimbau agar berhati2 memakai obat herbal seperti ini karena katanya belum ada penelitian yang mendukung tentang kebenarannya. Ini link nya

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3446911

Di thread yang lain dia bercerita tentang keladi tikus yang juga katanya berperan sebagai penyembuh kanker, tapi dia menemukan 3 kasus pada pasiennya yang memakan obat itu malah kanker nya berkembang jauh lebih cepat.... Ini linknya

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=890339

Kemudian, dapet lagi referensi dari kalteng. litbang, ini linknya :

http://kalteng.litbang.deptan.go.id/ind/images/data/bawang-dayak.pdf

Memang penelitiannya masih minim tapi sudah diketahui kandungan kimia didalamnya. 

Aku copiin sedikit dari artikelnya ya... ini dia :

Penelitian tentang tanaman bawang dayak masih sangat kurang terutama dalam pengembangan sebagai bahan baku untuk pengembangan biofarmaka. Sampai saat ini pengembangan dan pemanfaatan tanaman ini sangat minim padahal manfaat tanaman ini sudah lama dirasakan masyarakat lokal Kalimantan Tengah.

Tanaman bawang dayak mengandung zat fitokimia yakni alkaloid, glikosida, flavanoid, fenolik, steroid dan zat tannin. Tanaman ini mempunyai banyak manfaat dalam pengobatan tradisional yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang menyerang manusia antara lain: kanker usus, kanker payudara, diabetes melitus, hipertensi, menurunkan kolesterol, obat bisul, stroke, sakit perut dan sesudah melahirkan.

(Ronny Yuniar Galingging, BPTP Kalimantan Tengah)

Melihat referensi dan kenyataan yang ada, mungkin bawang dayak ini layak dicoba sebagai bagian dari usaha untuk sembuh dari sakit kali ya? Bismillah aja, smoga Allah berkenan memberikan kesembuhan dan umur yang panjang, amiin...

Safiamita
Karena mengalami satu hal, jadi menyadari satu hal pula.
Kemarin sempat bertemu dengan beberapa teman semasa kecil lewat facebook dan ada satu hal yang kemudian kusadari dibalik pertemuan itu. 
Ternyata aku sudah berlari jauh meninggalkan masa lalu 
Setelah sejenak melihat jejak-jejak masa lalu...
Sekarang aku merasa, sepertinya aku telah diberi "sayap" dari Tuhan sehingga aku bisa mengepakkan sayapku selebar-lebarnya untuk pergi yang jauh, melihat dunia luas ini sebelum nanti dipanggil kembali.
Aku bersyukur banget, Allah telah memberiku lebih banyak dari apa yang kuharapkan.

Mungkin karena itu lah, sekali2 kita perlu menengok ke belakang, melihat masa lalu, seperti apa keadaan kita dulu? siapakah kita di masa lalu? sehingga bisa memupuk rasa syukur kepada Allah SWT atas apa yang telah diraih dalam hidup ini. 
Lalu mulai berpikir untuk mulai belajar membantu orang lain semampu kita sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, dalam bentuk apapun. 
Bukankah sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat untuk orang lain?
Safiamita
e

Dalam rangka menyambut hari keuangan RI ke-64, kantor kita ngadain lomba olahraga tenis meja. Pembukaannya hari ini dilaksanakan. Lomba ini juga ditujukan untuk mempererat kebersamaan diantara rekan2 supaya tambah akrab satu sama lain :)

Pembukaan dilakukan oleh kepala kantor, yangditandai dengan pemukulan bola ping pong pertama oleh Kepala Kantor trus dilanjutkan dengan pertandingan perdana dan makan jajan pasar bareng2 buat yang nonton.Seneng deh, liat kantor jadi rame, seru !

Kegembiraan ini bisa menghilangkan sejenak kejenuhan dalam bekerja. Tapi yaa... berhubung kita gak bisa main tenis meja, jadi kita cukup jadi penonton aja. Emang bakatnya kita hanya cukup jadi penonton ajah, hehe...

Safiamita
Ikut berduka cita atas musibah ini, smoga smua korban dari musibah ini diampuni semua dosa, diterima segala amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, amiin...

Kita terasa begitu dekat dengan musibah ini walau tidak mengalaminya sendiri, karena biasanya suami juga sering naik senja utama sebagai sarana transportasi pulang pergi Jakarta-Semarang setiap minggunya.
Ketika peristiwa ini terjadi, suami juga baru nyampe rumah jam setengah 4 pagi dengan Gumarang, kereta yg berangkat lebih awal dari Senja Utama. Jam setengah 5 pagi nya kita mendengar berita kecelakaan ini lewat Metro TV, TV yang paling awal memberitakan musibah ini.
Begitu mendengar ada banyak korban meninggal, kita sudah khawatir, jangan2 ada rekan kita yang menjadi korban karena banyak temen2 pajak yang bekerja di Jakarta dan homebasenya di semarang biasanya pada naik senja utama untuk pulang ke Semarang setiap jumat malam. Dan benar, ada seorang teman, penelaah keberatan kantor pusat, ikut jadi korban dalam musibah ini. Aku hanya mengenal istrinya yang menjadi AR di kantor sebelah.
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun...
Ikut merasakan kesedihan yang mendalam atas musibah ini..
Karena bisa terjadi pada siapapun termasuk pada kita sendiri.
Hanya yang sangat disayangkan, melihat fakta yang ada dan keterangan sementara dari polisi, disinyalir bahwa kejadian ini terjadi karena kesalahan manusia..
Karena keteledoran satu orang, mengakibatkan puluhan nyawa manusia melayang.
Selama ini aku juga lebih menyarankan pada suami untuk naik kereta aja daripada naik bis untuk transport PP JKT-SMG karena menurutku tingkat resiko kecelakaan kereta lebih rendah daripada bis untuk masalah keselamatan. Tapi ternyata, kereta juga belum tentu aman.
Hanya bisa berdoa dan berharap smoga kejadian ini tidak terulang lagi di masa depan.
Smoga bisa lebih berhati2 karena taruhannya adalah nyawa banyak orang, kepala keluarga dari banyak istri dan anak2 seperti kami sekeluarga.
Mungkin juga smua ini adalah takdir, tapi harus tetap dijadikan pelajaran yang sangat berharga untuk sistem transportasi di indonesia terutama untuk kereta api sendiri untuk selalu mengutamakan keselamatan penumpang.
Safiamita

Katanya, Nikmat yang sering dilupakan untuk disyukuri adalah Sehat dan Waktu Luang.

Berasanya klo pas lagi sakit, betapa berharganya sehat. 

Begitu juga di saat sedang sibuk, ketika waktu 24 jam rasanya kurang untuk menyelesaikan semua urusan, jadi merindukan waktu luang untuk bisa sedikit bersantai.  

Nulis ini karena baru aja nengok temen yang sedang sakit, alhamdulillah gak parah dan sudah mau sembuh. Tapi denger lagi kabar dari temen yang lain bahwa ada adeknya temen yang kena kanker otak. Ya Allah, gak kebayang klo sudah denger berita orang yang sedang menderita sakit berat begitu. Hanya bisa mendoakan, Smoga lekas sembuh ya, amiin.... 

Tapi katanya lagi, klo kita dikasih ujian dengan sakit, lalu bersabar maka bisa jadi penghapus dosanya kita. Semoga begitu ya, amiin...

Tadi pagi juga baca tentang kesabaran Urwah Bin Zubair. Untuk cerita lengkapnya silahkan buka link dibawah.

http://www.eramuslim.com/syariah/bercermin-salaf/mereguk-mata-air-sabar-urwah-bin-zubair.htm

Salah satunya adalah ketika Beliau kehilangan  salah seorang dari 7 anaknya, meninggal dunia karena kecelakaan. Tapi Beliau masih tetap bersyukur pada Allah karena masih punya 6 anak yang lainnya. Atau disaat yang lain, ketika Beliau kehilangan salah satu kakinya karena sakit, namun masih bersyukur karena masih mempunyai satu kaki yang lainnya. 

Mungkin memang harus begitu ya?

Yang harus dipikirkan saat kita merasa kehilangan adalah bukan apa yang telah hilang dari kita, tapi apa yang masih kita punyai. Dengan begitu,  kita akan merasakan bahwa karunia Allah pada kita masih lebih banyak dari apa yang telah diambilnya sehingga kita masih bisa bersyukur pada-Nya.

Namun seringnya kita lebih terfokus pada apa yang telah hilang sehingga merasa tidak memiliki apa2 lagi, yang sering berujung pada putus asa pada rahmat-Nya. 

Yaa.., smoga bisa jadi lebih bijak dalam menghadapi hidup ini, karena hidup harus terus dijalani sampai Allah memanggil nanti. 

Sekedar mengutip kata2 sang suami, bahwa apapun yang kita hadapi dalam hidup ini, itu bukanlah hukuman dari Tuhan, semua itu hanya sekedar ujian atau peringatan agar kita bisa menjadi lebih baik lagi. 

BTW, Sekarang juga sedang menikmati sedikit waktu luang,  jadi kita manfaatkan buat nulis :)

Semoga gak pernah lupa untuk bersyukur atas apapun yang telah diberikan oleh Allah SWT, serta bersabar atas semua cobaan hidup ini, amiin...


Safiamita

Terima kasih ya, Cinta.

Terima kasih untuk segala pengertiannya

Terima kasih untuk semua kebaikan hatinya

Terima kasih karena sudah mau mengerti dan membantu untuk melewati semua ini. 

Sehingga semua bisa berakhir dengan baik. 

Maafkan bila cinta ini penuh kekurangan

Maafkan bila cinta ini terkadang mengecewakan

Dan Maafkan bila cinta tak pernah sempurna

Label: 0 komentar | | edit post
Safiamita

Klo lagi pingin makan yang seger2, aku sama suami biasanya suka ke Simpang lima di malam hari. Yang dicari, ya ini : Sop kaki kambing Dua Saudara di Jl. Pahlawan simpang lima Semarang. Harganya klo gak salah 16 ribu atau 18 ribu per porsi ya? Aku rada2 lupa. 
Yang selalu diingat adalah rasanya, enak ! :)   
Karena warungnya adalah warung tenda jadi adanya hanya dimalam hari abis maghrib. Nama warung tendanya Dua Saudara. Warungnya juga selalu ramai. Di deretan jalan pahlawan, ada beberapa warung tenda yang menawarkan menu serupa, udah dicoba beberapa. Tapi aku dan suami sepakat, di Dua Saudara ini, rasanya yang paling cocok dengan lidah kami berdua :)
Untuk saat ini (tahun 2012) setelah lokasi PKL simpang lima di renovasi, warung 2 saudara pindah tempat pas di depan E-Plaza, dekat pintu keluarnya E Plaza. 
Safiamita


Kemarin sempet jadi rada2 stress gara2 penasaran pingin bikin link artikel terkait dibawah artikel yang ada di blog. Cari2 di mbah google, Ketemu caranya dengan mengedit html. Secara, kita buta sama sekali bahasa html, akhirnya cuma copy paste trus disimpan. Salahnya juga, sebelum mengedit html, harusnya html sebelumnya disimpan dulu, jadi klo terjadi kesalahan atau error, kita bisa balik lagi ke template semula. Walah..walah... hasilnya, blog ku malah jadi kacau.. hiks...

Akhirnya ku upload ulang lagi templatenya.

Trus setelah itu, karena masih penasaran mode on, maka cari lagi cara yang lain, ketemulah linkwithin. alamatnya ini, http://www.linkwithin.com/learn silahkan ikuti langkah disitu. Gak perlu edit html lagi. LinkWithin itu  seperti kita nambah gadget biasa aja dari pihak ketiga.

Alhamdulillah berhasil :)

Safiamita
Safiamita
Bioplasenton itu adalah salep atau gel yang dipakai buat menyembuhkan luka lecet atau luka bakar, juga bisa. Kemarin pas aku abis kecelakaan motor, yang dipake buat ngobatin luka2 lecet nya ya, bioplasenton itu. Lukanya jadi cepet kering, gak perih jadi enak aja dipakenya. Klo pake betadine, perasaan masih berasa perih klo untuk luka yang baru.
Kayaknya bioplasenton itu mempercepat tumbuhnya jaringan yang baru, jadi menurutku bikin lukanya lebih cepat sembuh. Untuk luka bakar juga bisa pakai obat ini. 
Harganya juga murah, klo gak salah sekitar Rp. 16 ribuan lah. 

Nah, klo sariawan yang dipake adalah kenalog in ora base. Bentuknya juga salep atau gel. Kelebihannya juga sama, klo dipake buat ngobatin sariawan gak berasa perih. Si kecil, klo sariawan kita olesin obat ini di sariawannya juga gak ngeluh karena gak berasa sakit/perih. 
Tapi harganya lumayan untuk sekedar obat sariawan. 
Terakhir beli sekitar 35-40 ribu lah. Aku lupa.
Tapi klo butuh, kenapa gak ya?
Label: 0 komentar | | edit post
Related Posts with Thumbnails

Galeri